Now Playing Tracks

Sistem yang begitu Indah

Satu pintu telah terbuka, ya LULUS sebagai seorang siswa. Saat itu semua merasa senang ketika mendapatkan predikat tersebut.

Akupun begitu. Rasanya pintu yang telah berhasil kau buka itu adalah pintu yang paling indah. Karena…. karena pintu itu, sebelum mengukirnya dalam waktu empat hari, kau telah mempersiapkannya selama tiga tahun.

Entah apa yang mereka rasakan. Mereka begitu senang, gembira, tersenyum lebar, membuat sebuah seni abstrak di bajunya. Mungkin sebagian besar mempunyai perasaan yang sama sepertiku. Kelulusan adalah suatu kemerdekaan atas bebasnya kita dari….. dari…. dari suatu perbudakan.

Apa sebenarnya tujuan dari hidup ini? Memperoleh nilai? Memperoleh pekerjaan? Memperoleh kebahagiaan?

Paling tepat itu pasti kebahagiaan ya. Tapi apakah kebahagiaan harus dilandasi dengan bekerja? apakah untuk memperoleh pekerjaan harus dilandasi dengan nilai? Ini merupakan sistem.

Suatu perbudakan. Ya, aku merasa selama tiga tahun ini, aku dituntut bekerja untuk sistem. Belajar hanyalah kata hiasan untuk pekerjaan ini.

Ya, toh apa yang aku pikirkan ini adalah hal yang aku rasakan sendiri. Jerih payah ini, untukku sendiri. Sistem telah menolongku dan sistem telah memberikan banyak hal yang indah. Haha.. walaupun kadang, keterpaksaan membayangi sistem tersebut yang secara tak langsung membuat kita menuntut diri sendiri untuk melakukannya.

Lebih banyak orang yang berpikir, suatu keberhasilan adalah hal yang telah mereka capai dengan usaha. Itulah hidup. Sampai kapanpun ketika kalian mulai menjalani kehidupan, pastilah ada usaha. Ini merupakan kebiasaan yang cukup universal.

Karena kebiasaan yang sangat umum ini. Pastilah ada orang yang menggunakannya untuk melakukan hal buruk. Itulah yang menimbulkan ketidak halal-an dalam berjuang.

Teman, tetap jalankan sistem dari kebiasaan untuk melakukan hal yang baik demi mendapatkan yang terbaik. Jangan menyerah. Itu akan terlihat sangat indah dikehidupanmu, bahkan untuk Tuhanmu.

lenyindah

To Tumblr, Love Pixel Union